BUMG Kuta Baroh Bangkit: Sinergi Pemerintah Gampong dan Pendamping Desa Menyulut Semangat Ekonomi Warga

Tidak ada komentar

BUMG Kuta Baroh Bangkit: Sinergi Pemerintah Gampong dan Pendamping Desa Menyulut Semangat Ekonomi Warga

Jangka Buya | (Kuta Baroh - 24 Oktober 2025) Pemerintah Gampong Kuta Baroh menunjukkan komitmen yang luar biasa dalam memperkuat Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) sebagai motor penggerak ekonomi rakyat. Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) turut hadir mendampingi jalannya Musyawarah Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) sekaligus Penyusunan Rencana Kerja BUMG Tahun 2026, yang difokuskan pada program penggemukan sapi dan penyediaan pupuk untuk petani.

Musyawarah yang berlangsung di Kantor Keuchik Kuta Baroh itu dihadiri oleh Keuchik sebagai Penasehat BUMG, Tuha Peut, pengurus BUMG, unsur masyarakat, serta kelompok tani dan peternak muda. Forum ini menjadi ruang belajar bersama, di mana ide dan pengalaman berpadu untuk membangun arah baru ekonomi desa yang lebih terencana dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Keuchik Kuta Baroh Bapak Tarmizi menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pengurus BUMG yang telah bekerja dengan penuh kesungguhan dan tanggung jawab. Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pengurus, pengawas, dan penasehat agar tata kelola usaha dan keuangan BUMG semakin presisi, transparan, dan terukur.

“Kami bangga kepada pengurus BUMG Kuta Baroh yang mau belajar dan membuka diri terhadap masukan. Inilah bentuk kedewasaan organisasi: mau menerima kritik dan menjadikannya bahan untuk memperbaiki sistem ke depan,” ujar Keuchik dalam arahannya.

Sementara itu, Pendamping Desa memberikan apresiasi serupa dan menilai bahwa BUMG Kuta Baroh mulai menampakkan ciri organisasi ekonomi yang sehat, dengan pengelolaan yang semakin disiplin dan terbuka. PD juga berharap agar pendampingan ke depan lebih diarahkan pada peningkatan kapasitas pengurus, terutama dalam hal pencatatan keuangan, perencanaan usaha, dan pengembangan jaringan kemitraan.

“Kami berharap, di waktu mendatang kami PD dan PLD dapat kembali hadir tidak hanya untuk mendampingi musyawarah, tetapi juga untuk mengajarkan langsung praktik pengelolaan keuangan dan administrasi usaha agar pengurus BUMG semakin mandiri dan profesional,” ungkap salah satu tokoh masyarakat.

Deskripsi Gambar Kegiatan

Gambar 1: Keuchik Kuta Baroh membuka musyawarah dengan semangat kebersamaan, didampingi PD dan PLD dan Tuha Peut. Suasana hangat menandai kuatnya dukungan pemerintah gampong terhadap penguatan BUMG.

Gambar 2: Pendamping Desa (PD) mempresentasikan peta potensi usaha BUMG, memberikan pandangan strategis terkait peluang penggemukan sapi dan penyediaan pupuk organik

Gambar 3: Petani dan peternak muda berdiskusi di lokasi calon kandang sapi, menandakan keterlibatan generasi muda dalam menggerakkan ekonomi gampong.

____

Refleksi Pendamping Desa

Sebagai pendamping yang hadir langsung, saya melihat bahwa semangat yang tumbuh di Kuta Baroh bukan sekadar rutinitas administrasi, tetapi awal dari kesadaran ekonomi kolektif.
Pengurus BUMG telah menunjukkan etos kerja yang tinggi, keterbukaan terhadap arahan, dan kemauan belajar yang langka, sebuah modal sosial yang tak ternilai.

Ke depan, kolaborasi antara pengurus BUMG, penasehat, pengawas, PD, dan PLD diharapkan dapat semakin kuat, sehingga proses penataan usaha dan keuangan berjalan lebih presisi, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Inilah wujud nyata dari pembangunan berbasis kesadaran: desa maju karena warganya mau belajar, dan pendamping hadir bukan untuk menggurui, tetapi membersamai dalam tumbuh bersama.

“Kuta Baroh telah menunjukkan bahwa pembangunan bukan sekadar proyek, tetapi proses pembelajaran sosial yang melahirkan kemandirian,” tutup Pendamping Desa dalam catatan reflektifnya.

***

Oleh : Pendamping Desa - Bustami, S.Pd.I

Komentar