Misteri di Balik Titik Koordinat 5.194389, 96.323341 Sampai ke Simpang Mee
Tidak ada komentar
Beranda » doa keselamatan » Misteri di Balik Titik Koordinat 5.194389, 96.323341 Sampai ke Simpang Mee
Tidak ada komentar
Di antara gemuruh kendaraan yang melintas di jalur Banda Aceh–Medan, ada satu titik jalan yang menyimpan cerita ganjil, kisah yang telah lama menjadi buah bibir warga sekitar. Titik itu berada di koordinat 5.194389, 96.323341, tepatnya di kawasan Gampong Meuko Kuthang, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh. Sekilas tak ada yang aneh, namun bagi mereka yang kerap melewatinya, tempat itu bukan sekadar ruas jalan, melainkan lintasan penuh misteri.
Dok : Kecelakaan maut Tanggal 26 Oktober 2025 Di Lokasi
Ruas tersebut membentang dari titik koordinat itu hingga ke Simpang Mee (Simpang Abu Kuta Krueng, Gampong Meuko Kuthang). Dalam rentang itu, sudah tak terhitung berapa banyak peristiwa kecelakaan yang terjadi. Anehya, banyak yang terjadi tanpa sebab yang jelas. Jalan tampak kering, kendaraan dalam kondisi baik, namun tiba-tiba oleng dan tergelincir dan bahkan terjadi tabrakan tak terduga, Sebagian pengendara bahkan mengaku merasa “diseret angin” atau kehilangan kendali.
Dok : Kecelakaan maut Tanggal 26 Oktober 2025 di Lokasi
Secara fisik, wilayah itu memang tergolong rawan. Tikungan panjang yang tak terasa dimulai sebelum titik koordinat tersebut, membuat banyak pengendara mengira jalan masih lurus. Baru beberapa detik kemudian, mereka tersadar bahwa kendaraan sudah berada dalam lengkungan lembut yang memutar perlahan. Lalu, di ujungnya 100 Meter Kemudian, muncul Simpang Mee (Simpang Abu Kuta Krueng) - sebuah tikungan tajam yang dikenal masyarakat sebagai tikungan maut.
Bagi warga sekitar, tempat ini bukan sekadar ruas jalan berbahaya, melainkan lokasi yang “menyimpan misteri”. Konon, dahulu pernah terjadi kecelakaan besar yang merenggut nyawa, bahkan di sepanjang titik koordinat sampai simpang Mee sering terjadi Kecelakaan yang tidak terduga.
Terlepas dari cerita mistis itu, masyarakat dan aparat desa mengingatkan agar semua pengendara tetap waspada saat melintasi kawasan ini. Jalan di sekitar dari titik Koordinat sampai ke Meuko Kuthang yaitu Simpang Mee menuntut perhatian penuh. Kurangi kecepatan, pastikan kondisi kendaraan baik, dan ucapkan “Bismillah” serta doa keselamatan sebelum melewatinya.
Karena di titik itu, antara aspal dan angin yang berdesir pelan, seolah tersimpan pesan yang tak pernah lekang oleh waktu:
Hati-hatilah di jalan, sebab maut sering bersembunyi di tikungan yang tidak kita sadari.
***
Oleh : Bustami, S.Pd.I - Masyarakat Gampong Meuko Kuthang.