Rembuk Stunting Gampong Meunasah Mee: Langkah Bersama Menjaga Generasi Sehat dan Cerdas

Tidak ada komentar

Rembuk Stunting Gampong Meunasah Mee: Langkah Bersama Menjaga Generasi Sehat dan Cerdas

Meunasah Mee, Jangka Buya – Dalam suasana yang penuh keakraban dan kepedulian, Pemerintah Gampong Meunasah Mee bersama Pendamping Desa, kader posyandu menggelar Rembuk Stunting Tahun 2025, Selasa (22/10/2025). Kegiatan yang berlangsung di kantor Keuchik Meunasah Mee tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menyatukan langkah dalam menurunkan angka stunting serta memastikan masa depan anak-anak gampong tumbuh sehat, cerdas, dan bahagia.

Rembuk stunting bukan sekadar pertemuan biasa. Inilah forum yang menjadi titik temu antara data, pengalaman, dan kepedulian masyarakat, di mana seluruh elemen desa duduk bersama untuk:

  1. Menganalisis kondisi dan faktor penyebab stunting di desa, baik dari aspek kesehatan, ekonomi, maupun pola asuh keluarga;
  2. Menetapkan keluarga berisiko stunting yang akan menjadi sasaran prioritas intervensi;
  3. Merumuskan rencana aksi pencegahan stunting tahun 2026, yang akan dimasukkan ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Gampong (RKPDes); dan
  4. Memperkuat komitmen lintas sektor, termasuk peran tenaga kesehatan, kader PKK, tokoh agama, dan tokoh masyarakat dalam mengawal gerakan gampong bebas stunting.

Pendamping Desa Kecamatan Jangka Buya Bustami, S.Pd.I dan PLD Muksalmina hadir memfasilitasi jalannya rembuk, memastikan bahwa setiap tahapan berjalan partisipatif, berbasis data, dan berpihak pada kebutuhan warga. Proses ini menjadi bagian dari konvergensi pencegahan stunting, yaitu sinergi antar-sektor di tingkat Gampong untuk mengintegrasikan berbagai program, mulai dari kesehatan ibu dan anak, sanitasi, pendidikan, hingga ketahanan pangan keluarga.

Dalam sambutannya, Pj. Keuchik Meunasah Mee Bapak Marzuki, S.IP menegaskan bahwa persoalan stunting tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. “Ini tanggung jawab bersama. Rembuk ini adalah bukti bahwa kita tidak tinggal diam, bahwa kita ingin setiap anak di Meunasah Mee tumbuh sehat, cerdas, dan kuat,” ungkapnya dengan penuh semangat.

Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kapolsek Bpk. Mustafa, dan Danramil Kecamatan Jangka Buya Bpk. Munawir yang memberikan dukungan penuh terhadap upaya pencegahan stunting di tingkat Gampong Kehadiran mereka menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga generasi masa depan bangsa.

Kegiatan berlangsung khidmat namun hangat. Para ibu berbagi cerita tentang tantangan gizi anak, sementara petugas kesehatan memberikan penjelasan tentang pentingnya 1.000 hari pertama kehidupan. Diskusi sederhana itu menghadirkan kesadaran baru: bahwa mencegah stunting berarti menjaga kehidupan sejak dini.

Rembuk ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama agar langkah-langkah kecil ini membawa perubahan besar bagi gampong. Dari ruang yang sederhana, semangat besar tumbuh, sebuah tekad kolektif untuk melawan stunting dengan ilmu, kasih sayang, dan kerja nyata.

***

Oleh : Bustami, S.Pd.I - Pendamping Desa/ Korcam Jangka Buya

Komentar