Camat Jangka Buya, Nasruddin, S.E.: Pemimpin dengan “Tangan Dingin” yang Menumbuhkan Kesadaran Warga
Tidak ada komentar
Beranda » Camat Nasruddin » Camat Jangka Buya, Nasruddin, S.E.: Pemimpin dengan “Tangan Dingin” yang Menumbuhkan Kesadaran Warga
Tidak ada komentar
Camat Jangka Buya, Nasruddin, S.E.: Pemimpin dengan “Tangan Dingin” yang Menumbuhkan Kesadaran Warga
PIDIE JAYA | Jangka Buya - Suasana baru kini terasa di Gampong Keurisi Meunasah Lueng. Kantor keuchik yang dulu sepi dan dipenuhi semak, kini berubah menjadi tempat yang bersih dan hidup. Semua ini berawal dari semangat gotong royong warga dan dukungan penuh dari Camat Jangka Buya, Bapak Nasruddin, S.E.
Saat meninjau langsung kegiatan gotong royong pada Jumat (24/10/2025), Camat Nasruddin menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih atas inisiatif dan kepedulian warga. Harapan kami, kantor ini segera difungsikan kembali agar pelayanan untuk masyarakat bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.
Dari Semak Menjadi Simbol Kesadaran
Perubahan ini bukan hanya soal membersihkan halaman, tetapi juga tanda bahwa masyarakat mulai sadar akan pentingnya rasa memiliki terhadap desanya.
Kantor yang dulu terbengkalai kini menjadi simbol kebangkitan dan kebersamaan warga.
“Kondisinya dulu kotor dan tak terurus. Sekarang sudah berubah berkat semangat masyarakat,” tambah Camat Nasruddin.
Pemimpin yang Membina, Bukan Memerintah
Dalam kesempatan itu, Camat Nasruddin juga berpesan kepada perangkat Gampong agar aktif bekerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada warga.
“Kantor Keuchik harus jadi tempat pelayanan, tempat musyawarah, dan ruang bersama untuk membangun gampong,” tegasnya.
Sikap beliau menunjukkan bahwa pemimpin sejati bukan hanya memberi perintah, tapi juga menjadi contoh bagi masyarakatnya.
Keteladanan yang Menggerakkan
Banyak keuchik di wilayah Jangka Buya memuji gaya kepemimpinan Camat Nasruddin.
Beliau dikenal tegas, bijak, dan mampu membangkitkan semangat masyarakat tanpa banyak bicara.
“Camat Nasruddin itu seperti hujan di musim kemarau — tidak deras, tapi menyegarkan,” kata salah seorang tokoh masyarakat.
Kantor Desa, Ruang Hidup Masyarakat
Camat Nasruddin berharap agar kantor keuchik tidak hanya menjadi bangunan, tapi juga ruang yang hidup bagi masyarakat.
“Kantor ini harus jadi tempat kebersamaan dan pelayanan. Semoga semangat gotong royong ini terus terjaga,” pungkasnya.
Apresiasi untuk Warga Keurisi Meunasah Lueng
Camat Nasruddin bersama seluruh pihak memberikan apresiasi besar kepada masyarakat Gampong Keurisi Meunasah Lueng atas keikhlasan dan semangat mereka dalam menata kembali kantor desa.
Mereka bekerja bukan karena perintah, tetapi karena rasa cinta terhadap desanya.
“Warga Keurisi Meunasah Lueng sudah menunjukkan bahwa pembangunan sejati dimulai dari kesadaran sendiri. Mereka tidak menunggu, tapi bergerak bersama,” ujarnya.
Semangat kebersamaan antara masyarakat dan pemerintah ini menjadi contoh baik bagi desa-desa lain, bahwa perubahan besar bisa lahir dari niat yang tulus dan kerja bersama.
***
Bustami, S.Pd.I - Pendamping Desa